Sunday, December 30, 2012

Air ini akan sampai di muara...

With the name of Allah the Most Gracious the Most Merciful..
Salam alaik to all readers... 


Air mengalir pasti ke muara kan?  Cuba lihat gambar di sungai di atas, banyak batu-batu yang saiznya bukan kecil dan pastinya menghalang laluan. Namun, air tak pernah berhenti mengalir sehingga di suatu saat ia tiba di laut. Hebatnya air...ia tetap berusaha mencelah batu, walau ada kalanya terpaksa berpisah dari aliran hanya kerana satu keyakinan iaitu, apabila berjaya tiba di muara, mereka pasti berkumpul kembali.

Jika direnungkan bezanya air yang mengalir dan air yang bertakung, air yang mengalir biasanya bersih dan jernih. Sebalinya, air apabila bertakung akan berkelodak, berlumut, busuk dan kotor. Jika diberi pilihan, sudah tentu kita lebih suka berada di tepi pantai atau beriadah di tepi sungai yang bersih dan jernih.

Hidup harus punya matlamat...

Kita harus belajar daripada alam. Persis air yang tetap mengalir, hidup dengan matlamat yang jelas dan azam yang kuat pasti sukar dipatahkan. Terbaru dalam ceramah Ustaz Azhar Idrus di Masjid Kubang Kerian, beliau ada mengingatkan supaya umat Islam tidak berputus asa. Islam tidak mengajar umatnya berputus asa. Jadi, apabila menghadapi kesukaran, kita seharusnya berbalik kepada Allah yang memegang setiap jiwa. Allah S.W.T berfirman di dalam surah Alam Nasyrah ayat ke-5 yang bermaksud:

"Kerana sesungguhnyasesudah kesulitan itu ada kemudahan"

Walau sesukar mana situasi anda, harungilah dengan jayanya. Contohilah air yang tetap mengalir. Allah S.W.T. ada menyebutkan di dalam al-Quran, surah Al-Baqarah ayat ke-74 yang bermaksud: 

"Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal diantara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah.

Thursday, December 20, 2012

DO NOT LOOK DOWN OR FEEL DOWN

With the name of Allah the Most Gracious The Most Merciful... 
Salam alaik to all readers...

How's your day? And the most important is, how's your IMAN? My doodle today intended to ask all of you to do some reflection about our life... What i face everyday teach me a lot. From my own experiences, from my observation about my colleague, thinking about everyone around me..these push me to write something. Our attitude come from our 'akhlak' which is built up by strong faith and worship to Allah.


Sometimes, we think that we are good enough and look down on others. It is not a good attitude. Islam teach us to be moderate, do not look down on others. In the Quran, Allah said "And do not turn your face away from people (with pride), nor walk proudly on the earth, Allah does not love the proud and the boastful" [Luqman, 31:18].

For example, if you see beggars in the pavement, please do not easily judge them. I used to hear that these beggars are lazy. They like to ask money from others instead of finding a job. But for me, how far we are sure that they do not try? It is okay if we doesn't want to give them money. But we have no right to say something bad unless we know them and what they faced before. Maybe they tried to find job but nobody want them because of their imperfect condition. As a person who care, we can channel them to a job or at least encourage them to give another try. This is better than judging without trying to help. 

Same goes to Islam missionaries. There are special characteristics that must be built as a nuqaba' and the most important is the characteristic as an educator. If we are judging people instead of helping them, we may cause them to run away. Honestly, as a naqibah (still learning), I can't accept if people looks down on me when I still learn and adapt myself. People may ask how long I need time for adaptation. But actually, it is not about timing. It is about the way they pass the message. I don't like to be forced to do something even though it is good for me, but i might follow if they talk to me nicely. That is why I always say "what you say is not as important as how you say it." 








Sometimes, we feel so down. At that time we may feel that we are not as lucky as others. A Muslim also shouldn't have this kind of thinking. Allah loves us... Allah loves you. If we think that we already did our best, then leave it to Allah. He knows what is good and maybe He Plan something for us... "O you who have believed, seek help through patience and prayer. Indeed, Allah is with the patient" [Al-Baqarah, 2:153].

Everyone have their own strength and weakness. However, bad things are usually easy to be seen by others than good things. Once people see your weakness, they will easily tag you with a label. This is a norm of the society. If we take as a very important thing, then we might have problem to continue our life. Just think positive. If it is good, take it. If not, just throw it away. 

Easily to say than to do yeah?

Please know that, I never say it is easy...But believe me, it is not impossible. I'm a perfectionist. And I also is a very sensitive person. I want everything around me run smoothly. I also don't like any misunderstanding or any problem with peoples. Such a childish mind, right? For me, yes, we can hope for that, but the truth is we cannot expect that everything will go like what we want. Whether we accept it or object it. So, now...after everything happen to me, I'm trying to absorb anything as I can or just pretend that everything is okay until I forget it. 


Nothing is impossible when Allah is with us.. 
La tahzan, innallaha ma'ana... 




Saturday, December 15, 2012

BINA CINTA DENGAN MEMBERI



“What you give you get back”


Pernah dengar ayat ni? Mesti ramai yang biasa dengan ayat ni kan? Kalau diikutkan, banyak agama ada mengatakan tentang perkara ni…  Antara ayat lain yang memberi maksud yang lebih kurang sama:


“Treat people how you want to be treated”

“If you treat people well, then people will treat you the same”


Tapi kita mesti ingat, memberi bukan untuk menerima. Bila kita melakukan sesuatu, jangan pernah mengharapkan balasan. Jiwa tidak akan pernah puas jika kita mengharapkan setiap pengorbanan, kasih-sayang atau kebaikan yang kita bagi sentiasa mendapat balasan. 


MEMBERI CINTA


Memberi cinta sebenarnya tak mudah. Berapa ramai yang mencintai manusia lain dengan mengharapkan terbalasnya rasa itu. Berapa ramai pula yang kecewa bila cinta tak kesampaian. Dalam percintaan, akan ada pihak yang lebih banyak memberi . Orang yang lebih banyak cinta, dialah yang biasanya lebih banyak memberi. 


Cinta yang ikhlas bukanlah pada kata-kata atau luahan rasa semata. Tapi cinta yang suci itu terbukti dengan tindakan. “Love is a verb”. Tapi sering kita lihat, banyak cinta yang terkubur selepas pernikahan.  Pada awalnya rasa cinta itu dibaja dengan baik. Tapi akhirnya, masing-masing berfokus untuk menuntut hak masing-masing. Mereka lupa bahawa cinta perlu diberi bukannya dituntut. 


MEMBERI CINTA SEBELUM HALAL?


Cinta itu satu fitrah. Bila jatuh cinta, kawal hati agar tidak terleka dan terarah kepada maksiat. Bila fikiran melayang teringatkan dia, beristighfarlah…ingatlah kepada Pencipta dirinya. Jadikan cinta yang wujud sebagai jambatan menggapai redha Allah… bukan penyebab kemurkaan Allah. Jadikan cinta sebagai anugerah. Jangan jadikannya musibah.


CINTAKU UNTUKMU




Sering kawan-kawan bertanya “awak pernah jatuh cinta?”. Berat nak jawab soalan ni. Saya cuba mengelak sebab taknak menipu. Tapi bila didesak berkali-kali, satu jawapan ringkas yang mampu diberikan, “Cinta tu satu fitrah”. Jawapan ini pastinya mengundang pelbagai persoalan lain. Cukuplah saya mengatakan, cinta itu akan bertandang bila Allah menghendakinya. Cumanya, di saat diri ini belum bersedia akan kudiamkan segala rasa. Ada kalanya aku berpura-pura tidak mengerti. Diamku bukan kerana cuba menafikan tapi kerana mahu menjaga hati. Dan Jika ditakdirkan suatu hari engkau jodohku, akan kuberikan cinta milikmu. Tapi sekarang aku tak mampu meletakkan harapan untuk mencintaimu sebelum kukejar cinta Allah. Dan aku berdoa semoga Allah memelihara perasaan ini, melindungi diriku dan dirimu… 

Monday, December 10, 2012

DON'T FORGET ALLAH

With the name of Allah... 
I just wanna share a song with everyone. I really like this song now... Thanx to my friend for introduce it to me. The music is almost the same as Maher Zain's. But actually, i like it because of the lyrics. The song remind me to Allah, my God. Sometimes, i think that this song is trying to say that we forget Allah, which is our mistake. But the way he telling us that we have done the mistake is acceptable. And then he remind us that we must back to Allah... Really nice... Lets hear the song and feel it with the heart.

 
DON'T FORGET ALLAH
(By : Farid Sanullah)

You're down and out
You just can't cope
You wanna shout
You lost all hope
On your knees, begging please
You turn and pray to find your way

Hey, you make du'a Allah's there
Whoever you are coz he cares
Then you forget to say thank you Allah,
You forget to say InsyaAllah
You forget to say Subhanallah
Raise your hands
Alhamdulillah...
Lets flashback lets backtrack
To a time like yours and mine
The story of the three who long to be
To be free of their misery

To the poor He opened the doors
Gave him plenty of His bounty

Then you forget to say thank you Allah,
You forget to say InsyaAllah
You forget to say Subhanallah
Raise your hands
Alhamdulillah...

Can't you see His promise to you
Can't you see His promise is true
Hold on to the rope of Allah
Don't lose hope in Allah
If you remember Allah in prosperity
He'll not forsake you in adversity
Be mindful of Allah
He'll guide you to all that His good

Then you forget to say thank you Allah,
You forget to say InsyaAllah
You forget to say Subhanallah
Raise your hands
Alhamdulillah...

You're down and out
You just can't cope
You wanna shout
You lost all hope
On your knees, begging please
You turn and pray to find your way

Thursday, November 15, 2012

Urus emosi anda : Emotional Intelligence



“stresssss...!”

“Arghhhh...!”

Kadang-kadang lain yang kita rancang, lain pulak jadinya. Bila terjadi macam tu, biasanya kita akan stress. Seseorang pernah berkata, “seorang manager yang baik bukan saja ada plan A, bila plan A gagal, terus kepala jadi serabut. Tapi seorang manager yang baik akan mampu berhadapan dan mengurus setiap situasi apabila berlaku tidak seperti yang dirancang.” Kata-kata ni betul membuatkan aku berfikir tentang diri sendiri. Ada betulnya. Saya akui. 

Kita tak boleh berharap sikap setiap orang sama macam kita. Itu kepelbagaian yang Allah corakkan dalam diri hambaNya. Bayangkan jika dunia ni satu warna saja. Mesti bosan kan? Walaupun daun hijau yang sama warnanya, Allah bentukkan pelbagai bentuk. Apatah lagi sehebat-hebat makhluk ciptaanNya yang mempunyai akal fikiran yang pelbagai. Pasti, setiap orang ada fikiran sendiri. Makanya, sikap pun pelbagai rupa dan warna. Jadi, hargai perbezaan yang ada. Dengan perbezaan itulah kita semua saling melengkapi. Betul tak? 

Persoalannya sekarang, macam mana kalau tak sehaluan? Macam mana kalau sikap dia memang tak boleh diterima? Macam mana kalau apa yang berlaku terasa seperti tak dapat dimaafkan? Ataupun kesan terhadap diri anda yang terlalu dalam? Rasa down..., sedih..., marah..., sakit... Cakap tak semudah melaluinya kan? Apa yang diperlukan sekarang ialah, urus perasaan anda! 

BAGAIMANA?

Puas saya fikir, kenapa orang lain nampak tenang saja. Kenapa sesetengah orang ataupun saya sendiri terasa sesak di dada untuk menghadapi perkara-perkara yang men’stress’kan.  Kata orang yang sama, “tak boleh terima tekanan”. Kadang-kadang saya tertanya sendiri, saya sorang saja ke yang rasa macam tu... Saya cuba interview beberapa orang berkenaan situasi yang sama. Menarik! Tahu tak apa hasilnya? Sebenarnya semua orang pun ada perasaan yang sama. Cuma bezanya, ada orang malas nak fikir panjang-panjang dan membiarkan perkara tu berlalu. Orang lain pulak berfikir tak ada beza pun kalau mereka stress. Mungkin orang lain cuba bersabar. Atau lebih teruk kalau kita fikir “saya tak layak, biarlah saya tak dapat buat apa-apa.” Dan untuk anda yang terasa sangat stress, saya simpulkan macam ni... Ingat ye,, saya simpulkan sendiri. Bagus, kerana anda merasakan sesuatu itu tidak sepatutnya. Dan anda berasa stress. Itu bermakna, setiap perkara tu sangat penting pada anda. Anda juga berfikir setiap situasi itu sepatutnya boleh jadi lebih baik daripada yang berlaku. Jika anda melakukan tindakan positif, anda mungkin mampu mengubah dunia!

Cuma sedikit nasihat buat anda dan juga buat diri saya sendiri, biarkan sikap anda mendatangkan kesan positif terhadap diri sendiri dan juga persekitaran. Jangan biarkan sikap itu memakan diri. Orang di sekeliling akan memandang anda lemah dalam pengurusan emosi. Saya tertarik dengan satu frasa yang disebut oleh seseorang daripada syarikat konsultan yang pernah saya dengar ceramahnya, “emotional intelligence”. Setiap orang perlukan kebijaksanaan emosi dalam menguruskan diri sendiri. Saya mula mencari maklumat berkaitan “emotional intelligence”. 

“Emotional intelligence” ataupun “kebijaksanaan emosi” sangat diperlukan dalam mengurus diri anda berhadapan dengan perkara-perkara yang berlaku setiap hari. Ada empat skil yang dapat memperbaiki kebijaksanaan emosi anda iaitu :

        1. Kesedaran diri (self-awareness)
Kesedaran diri ialah kebolehan anda untuk mengenal emosi anda dengan tepat dan memahami kemungkinan yang akan berlaku terhadap emosi anda berdasarkan situasi yang berbeza. Ini termasuklah reaksi yang mungkin anda tunjukkan terhadap perkara, cabaran ataupun orang tertentu. Orang yang mempunyai kesedaran diri yang tinggi didapati jelas memahami apa yang dilakukan, apa yang mampu memotivasikan diri dan siapa serta situasi yang bagaimana akan dapat menjadi suis dalam diri mereka.
        2. Pengurusan diri (self-management)
Pengurusan diri ialah kebolehan anda untuk menggunakan kesedaran emosi untuk kekal fleksibel dan menentukan sikap yang positif. Anda akan berjaya mengurus diri jika anda tahu apa yang berlaku daripada tindakan anda ataupun yang akan  berlaku jika anda tidak bertindak. Pengurusan diri sebenarnya bergantung kepada kesedaran diri. Tindakan yang betul akan terhasil sendiri bila anda faham dan selesa dengan perasaan anda.
        3. Kesedaran sosial (social awareness)
Kesedaran sosial memerlukan adna untuk meemrhati dan memahami persekitaran. Anda mungkin jenis yang suka bermonolog atau berfikir. Untuk membina kesedaran sosial dalam diri anda, kurangkan berdialog dengan diri sendiri atau memikirkan perkara yang tidak perlu. Berikan sedikit perhatian terhadap apa yang berlaku di sekitar anda. Jika anda berada dalam situasi tersebut, fahami emosi orang-orang yang ada di situ, cuba untuk menunjukkan penyertaan anda dalam interaksi yang berlaku.

                 4.Pengurusan hubungan (relationship management)
Pengurusan hubungan menerangkan kebolehan anda untuk menggunakan emosi anda untuk menguruskan interaksi yang berlaku dengan berjaya. Hasilnya, komunikasi yang baik akan terhasil dan anda akan mampu menangani konflik yang berlaku. Orang yang berjaya mengurus hubungan dalam hidupnya mampu melihat faedah dalam berhubung dan berkomunikasi dengan pelbagai jenis orang yang berbeza.



Panjang sebenarnya untuk diterangkan kat sini. Jika anda berminat, cuba try google info berkenaan. Banyak sebenarnya. Siap dengan strategi untuk membina keempat-empat prinsip dalam emotional intelligence dalam diri. Selamat mencuba ye...Jom urus emosi..! ;-)

Friday, November 2, 2012

Dapat Kek Secret Recipe

 In the name of Allah the Most Gracious the Most Merciful...Salam alaik to all readers.. 

Excited nak share ilmu yang saya dapat hari ni, tapi saya memerlukan masa yang lebih untuk fokus untuk itu. Jadi hari ni saya nak cerita-cerita saja dulu ye...   

Kursus yang mengambil masa seharianku..."Make Yourself Employable", kursus yang sangat berguna untuk bakal mahasiswa sains kesihatan, InsyaAllah... Dan esok akan bersambung lagi satu hari. Saya suka kursus macam ni.. Sedang fokus dan jiwa penuh motivasi daripada kursus ni untuk memperbaiki diri, tiba-tiba seseorang membuatkan saya sakit hati dengan satu tuduhan tak berasas. Huhu...sabar je la.. InsyaAllah, ada masa nanti saya kongsi tips-tips yang saya pelajari daripada kursus ni.

Mengingatkan entri saya yang sebelum ni ada saya tulis berkaitan tips mengurus stress, ditambah pula kursus yang mengajar saya menjadi positif hari ni, saya cuba mencari seseorang untuk melupakan sesuatu yang menjengkelkan dan membuat saya sakit hati. Mencari satu dunia lain dengan seorang kawan baik yang dah lama tak beraktiviti bersama. Berjalan-jalan di pasar malam walaupun pada awalnya rasa malas nak pi. Cumanya saya beritahu diri tak boleh bersendirian dan terlalu melayan perasaan kurang enak tu. 

Alamak, panjang pulak intro saya. Sebenarnya nak cakap, hari ni saya dapat kek secret recipe free... Malu saya bila dia cakap nak belanja saya kek secret recipe. Lepas tu suruh saya pilih nak kek apa.. Huhu... serius malu... (blushing.. *_*) Saya hargainya... saya suka sangat. Terima kasih buat sahabat saya ni... She really make me smile today... Thanx ye...sebab temankan saya jalan-jalan dan belanja saya kek.

Mesti semua pembaca dah banyak kali makan kek kat secret recipe kan..? Mungkin selalu jugak orang belanja sesuatu yang istimewa? Haha... saya tak kisah orang cakap saya pape pun.. Rasa macam nak bagitahu dunia, saya hargai kawan saya hari ni. Dan bagi saya setiap kali seseorang berikan sesuatu, walaupun kecil pada pandangan orang lain, tapi sangat bermakna untuk saya. InsyaAllah... =)


So, ni la rupa kek yang saya dapat hari ni... 


Cumanya, gambar ni dari google ja sebab tak ambil gambar sebenar.. Rupanya sama ja.. 
I like it... 
Kek ni sedap, tapi persahabatan tu lebih bermakna.. 
Alhamdulillah..., Allah is the Greatest God...
Keep smiling... ^________^

Thursday, November 1, 2012

Tips Menghadapi STRESS

Kata seorang kawan, masalah adalah kawan baik kita. Masalah sentiasa datang menjenguk kita. Dan selepas berlalunya masalah, kita akan jadi lebih kuat. InsyaAllah..., jika kita berjaya menghadapinya dengan baik. Biasanya kita berasa stress bila berhadapan dengan masalah. Malahan ada yang memilih untuk menjauhi masalah tersebut. Atau mengambil tindakan yang tidak relevan sama sekali dengan mencederakan diri sendiri dan sebagainya. Mungkin juga ada yang menyendiri di atas katil, menangis memikirkan keadaan diri. 

Anda stress? Sila-sila baca tips di sini dan boleh la cuba mana yang sesuai dengan anda ye... 

1)  Sabar & Solat

Kunci utama yang saya nak ingatkan kat sini senang saja.. Pasti semua orang tahu dan selalu dengar, "SABAR" dan carilah ALLAH... Tanpa kesabaran yang tinggi, anda mungkin mengambil keputusan yang drastik tanpa memikirkan kesan dan akibat daripada tindakan anda. Kesan ini boleh jadi kepada orang lain ataupun terhadap diri anda sendiri..! Jadi, sabar... Banyak entri saya yang sebelum ini berkisarkan soal ujian yang menyakitkan seperti Mencari Keikhlasan, When it is too painful dan Rintihan Seorang Hamba. Allah Memahami setiap daripada kita lebih daripada diri kita sendiri. 


"Jadikanlah sabar dan solat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu" [AlBaqarah:45]
 
2) Manjakan diri anda


Saat diri dihantui perasaan kurang enak, pasti anda memerlukan kasih sayang. Dalam situasi ini, kita seakan mahu diri disayangi dan dimanjai. Tak perlu tunggu, bangun dan manjakan diri anda sendiri..! Bagaimana? Hargai diri anda sebagaimana anda mahu dihargai.

Mandi - tahukah anda mandi merupakan satu terapi bagi menguruangkan stress? Mandi dengan sempurna.. Biarkan air mengalir dan nikmati rasa dingin atau suam air yang mengalir. Bersihkan diri anda sebersihnya dengan sabun mandian dan syampoo. Lepaskan masalah anda pergi bersama air yang mengalir. Jangan lupa, senyum dan nikmati hidup anda. 

Berhias - Selepas mandian yang mengasyikkan, duduk di depan cermin dan lihat wajah anda yang cantik. Semuanya kurniaan Allah yang Maha Pemurah dan Maha Pengasih. Ambil sikat rambut dan sikat rambut anda dengan penuh kasih sayang. Sayangi diri anda seperti mana anda mahu rasa disayangi. Jangan biarkan diri anda kusam melayan kesedihan. Sapu losyen supaya kulit anda kelihatan cantik dan wangi.. 

Makan - makan jangan sampai menyeksa perut. Ada orang cuba menghilangkan stress dengan makan semahunya. Tak baik sebenarnya. Anda akan menyeksa perut anda dan mengundang penyakit lain. Makan sekadar keperluan, jangan membiarkan diri anda kelaparan disebabkan tiada selera. Badan anda memerlukan makanan untuk menghasilkan tenaga. 

Rehat - Rehat yang cukup dapat mengurangkan mudah berasa jengkel dengan sesuatu perkara dan seterusnya dapat mengurangkan stress yang dihadapi. Pernahkah anda bangun dari tidur yang nyenyak, bangun dengan penuh tenaga dan anda berasa sangat gembira? Kalau tak pernah, cuba lah..! =)

3) Banyakkan senyum =)

Kajian menunjukkan senyuman menggunakan bilangan otot yang sedikit berbanding muka yang tegang. Dengan membiasakan diri untuk senyum, anda akan kurang berasa letih berbanding memasamkan muka seharian. Jadi, try.. dalam apa jua keadaan, senyum ja... dunia akan tertanya-tanya melihat anda yang sentiasa tersenyum.


4)Cari teman

Bila anda mula rasa kurang seronok, jangan terlalu melayan perasaan. Sebaliknya, cuba untuk banyakkan komunikasi. Tak kisah la anda nak cari kawan yang buat anda rasa selesa dan boleh mendengar, atau mencari sahabat untuk bergurau senda untuk melupakan masalah, atau mencari kawan baru... Asalkan jangan bersendirian. Bila bersendirian, anda akan cenderung untuk berfikiran negatif dan terbawa-bawa dengan perasaan sedih. 

5)Buat sesuatu yang menggembirakan

Setiap orang pasti mempunyai minat sendiri. Anda mungkin mempunyai sesuatu yang sangat anda suka sama ada makanan, minuman, hobi, orang yang anda sayang dan sebagainya. Luangkan masa anda melakukan sesuatu yang anda suka. Misalnya, saya sangat suka susu perisa strawberi. Bila saya rasa penat atau stress saya akan singgah kedai beli susu strawberi. Atau meluangkan masa menulis di blog kesayangan ni.. Cuba menikmati perkara yang anda lakukan. Tarik nafas dalam-dalam. Hayati perkara yang anda lakukan.